Kamis, 04 Agustus 2011

TUAN BER"ANU" BESAR

Tuan maha Anu
besarmu tak sama rata
perhelat dakwa mengadil Anu tak
setara rasa

Kanan melamban ketuban
pecah terkira punggawa layu

Kiri mencaci takdir
tabiat Anu Tuanku
bersendawa merdu

Anu ,
serupa itu ?

Pada janji bisu
berkaki pincang

Aku prosakan perkosaan
karakter mati
dalam diksi ilusi pada ingin-ingin
yang seriuh angin

Agar ejakulasi puisi
membunuh Anu-Anu
yang berkeliar tak bertuan




Aby Santika II

BANDUNG,
30 JULI 2011

Tidak ada komentar:

Posting Komentar