Duka itu memanjat remuk bulan
terbelah ingatan di sungai
Mahakam
Lajur malam sekilat angin
seketika tangan-tangan mungil
melepas jabat
Duka itu melahir di tanggalan tua
Mahakam hanyut di genang
airmata
Ada fajar mengejar ucap :
Dik,
Tubuh gemuruh rindu
berkisah
Sementara renta sesak malam
sebuah pengingat
Hantamlah karang membatu di
alir air anak sungai mahakam
Tiada duka rebah
dipelipis matahari
Duka Rindu melepas
di pulau bersuka ria
Aby Santika II
BANDUNG,
10 AGUSTUS 2011
Tidak ada komentar:
Posting Komentar