Kamis, 11 Agustus 2011

DUKA TERTINGGAL DI MAHAKAM

Duka itu memanjat remuk bulan
terbelah ingatan di sungai
Mahakam

Lajur malam sekilat angin
seketika tangan-tangan mungil
melepas jabat

Duka itu melahir di tanggalan tua
Mahakam hanyut di genang
airmata

Ada fajar mengejar ucap :

Dik,
Tubuh gemuruh rindu
berkisah
Sementara renta sesak malam
sebuah pengingat
Hantamlah karang membatu di
alir air anak sungai mahakam

Tiada duka rebah
dipelipis matahari

Duka Rindu melepas
di pulau bersuka ria



Aby Santika II

BANDUNG,
10 AGUSTUS 2011

Tidak ada komentar:

Posting Komentar