Ku sengsarakan huruf
agar tak menyiakan diri
dimana harus kuhadapkan
hidup ?
Seimbang diam,
menghantam kantuk
Pohon mendengkur
meliang kubur
Tetapi didalam kosong
tertulis ucap tangis
Ambruk !!
mengelupas badan
Tak tahu jalan langit
Dusta,
Dosa mengandung rahim
Selayaknyalah sakit kuminta
sampah menyimpul
pikiran hidup
Apabila kalap terbuka,
masihkah akan menipu diri ?
Seandainya murung
melacur hati,
teka-teki menikmati ironi
Lantas,
Wajah berbaris
sembunyikan pisau
Maka,
Kutungkukan hidup
pada bara kesepian
diri
Aby Santika II
BANDUNG,
07 AGUSTUS 2011
Tidak ada komentar:
Posting Komentar