Aku bicara padamu gerimis
yang memburu waktu
juga kelepak elang menyisir
muram
aku sekarang siang
dan terkadang malam
Tujukan kapalmu ke pangkalan
Dan ombak tertidur sendiri
Akan ku ukir kisah baru
antara kita cinta membelah
binasa
Udara bertuba di sudut
semenanjung
negeri Asing
Kepadamu Bintang
Matamu bagiku menengadah
Harum rambutmu bergulat rasa
mendarah luka mengalir nyawa
Jika kau sampai diburitan
rangkaklah Doa yang kutitipkan
Untukmu Bintang
Ini kali kau berkerudung sutra
aku terlalu jawab yang inginmu
mempercaya hari, mengingat
namamu
Tanpamu Bintang..
Pundak menampik sepi yang ada
Cerita menali menyinggung
kelam
Tujukan perahu dipunggungku
Sedang cahayamu jauh dipulau
mengumpul peluru rindu
berlari hilang
Jalan hidup baru merasai
kepastian bintang-bintang
menemu malam
berwangi mimpi
Jangan meratap
membagi rindu bercermin deru
sebab,
kepastian bintang
berupa janji menanti
Di pulau bertugu karang
Aby Santika II
BANDUNG,
26 JULI 2011
Tidak ada komentar:
Posting Komentar