Sebab sepi malam terlalu jangkau
pada kertas penulis pesan
Berdansa
aksara laten menunggang rindu
ketika kendara pacu pena setiba mata
Datanglah
Duhai cemara jalanan
yang ku petik liar di dinding hati
Aku latah dalam berucap
puja-puji hadirat purnama ruah seperempat
Malam genap bilang tapakmu
Janji menghitung sisa rendam sunyi meniada
Hentak ujung sepatu mendegup- degup
recah hadir sejumpa engkau
Aku kendali rindu yang sempat berkarat
diantara kalendar yang melaju lambat
Aby Santika II
BANDUNG,
23 AGUSTUS 2011
Tidak ada komentar:
Posting Komentar