Genap angkamu tepat diujung
jarum
Empat.. Enam.. sebelas..
Tersekat ganjil melengkapi
pertaruhan
impas diantara pergadaian waktu
Maaf.. !!
Tak ada kue TAR atau lilin tersaji
hanya coretan kumuh
pemenggal
sesal takdir yang tak permisi
menghampiri
Abad meloncat dalam kalendar
Tuhan
hanya sebatas nadi kau
denyutkan
senyum diujung tatapan terakhir
Empat.. Enam.. Sebelas..
Biarlah Surga yang menghitung
sisa usiamu
Perayaan suci di singgasana
firdaus
Khuldi ranum barganti silau
parmata
Milad menggema semesta raya
Mungkin..
hanya keikhlasan dariku sebagai
Kado
persembahan tanpa juntaian air
mata
Empat.. Enam.. Sebelas..
Ragamu mewangi seumpama
Kasturi
membangunkan amnesia yang
sempat
mati suri ..
Majas-majas berjubah pernyataan
sesal
terbalut rapih dalam sehelai
kafan sutra
Semoga jasadmu tetap sempurna
disisi-Nya
( menjengkal kenangan diantara
pertemuan Tahun )
" MEMORY DINDA "
Aby Santika II
BANDUNG, 04 JUNI 2011
Puisi-puisi dalam antologi ini adalah proses kreatif yang terkumpul dari hati yang dituangkan dalam tulisan bergaya pengucapan orisinal.Saya mencoba menjelajahi konvesi puitika yang ada beserta ideologisnya: mulai dari romantisme,ekpresionisme,imajisme,surealisme,hingga realisme kritis. Akhirnya saya ucapkan selamat membaca,semoga anda mendapat inspirasi baru.Hanya kepada Allah saya pasrahkan segala akhir karya yang sederhana ini,semoga bermanfaat dan bisa menambah variasi dalam berkarya.
indah antologi puisimu aby...aku bisa membaca semua dengan sesukaku...heheh (Mawar Kikan)
BalasHapus