Hatiku sejurus kelana senja
renggang memangku sekar tertutup
dalam rupa
menepuk bumi
lari pulang senyap merayap
Dikipasi angin mabuk terberai
berbuni
undur awan berpamit
sebatang diri bertemu mata
Puan melingkar dibundar dada
Tinggalah hati memungut senja
melepas rindu sebelum maut
Birahi segera berduka
mengapa tak kujadikan sebagai
tujuanku
Seluruh aku teriksa senja
Kudengar cermin berkaca buta
telinga berpaling,wajah melepas
semacam ajal
pincang menimpa
Aku teriksa senja seluruh
Membenam gelas sepenuh
kosong
tinggalkan ampun
memberi sepi
Aby Santika II
BANDUNG,
04 AGUSTUS 2011
Puisi-puisi dalam antologi ini adalah proses kreatif yang terkumpul dari hati yang dituangkan dalam tulisan bergaya pengucapan orisinal.Saya mencoba menjelajahi konvesi puitika yang ada beserta ideologisnya: mulai dari romantisme,ekpresionisme,imajisme,surealisme,hingga realisme kritis. Akhirnya saya ucapkan selamat membaca,semoga anda mendapat inspirasi baru.Hanya kepada Allah saya pasrahkan segala akhir karya yang sederhana ini,semoga bermanfaat dan bisa menambah variasi dalam berkarya.
macaaannnn,,,,,,
BalasHapus