Telah sampaikah bisikku
di ujung dengarmu ?
Ketika senggal malam
bersenggama parau
Aku takut
Jika setiba nanti,
matahari tak bujuk
lagi terhadap gigil
Hingga
Kebujanganku beku
memaku
Kau musafir
ronce-ronce waktu
mengutip senyum
di intip ragu
Genap bilang kalendar
mencuaca robek
Hari dalam timangan
cemas,
Ketika ku jemput kau
di antara terik
Sampaikah
Yakinku sebagai pegangan ?
ketika sesat tibamu
menelan sejajar
wajah kita
Biarlah
harap mengandung
benih
untuk kau lahirkan
Aby Santika II
BANDUNG,
19 AGUSTUS 2011
Tidak ada komentar:
Posting Komentar