Satu Dua hilang terbelah
Merembes ditepi hati
bersilsilah
Aku untukmu
Aku untuknya
Aku untuk mereka
Dan hari lusa
bergerak gempita sorai
lalu
kembali diam dengan
bisu masing-masing
Kembali tuli dengan
sunyi masing-masing
Aku untukmu
lalu
Aku untukmu
dan
masih untukmu
Kejaran lahap hati cekung
purbasangka risih
kepada ratusan tanya
Kamu mematah resah
dalam hardik
yang pulas ke alpaan sapa
Aku sadar memudar
pendar cahaya rembulan
memandikan inginku
Kadang pagi
juga malam
Aku untukmu
Aby Santika II
BANDUNG,
10 AGUSTUS 2011
Tidak ada komentar:
Posting Komentar