Jumat, 19 Agustus 2011

LELAKI SEPI

Lelaki sepi,
turut gaduh sembunyi
matamu
binar menyudut redup
sederhana berkaki pincang

Sesekali rebah gerobak tua
bersandar di dinding
kota
dibawah Purnama mulai
merambat
satu persatu membilang keringat
tumpah di dahimu

Malammu mulai berkisah
Cerita kelakar kelelawar
dan sayub orkes melambai di
antara remang

Masihkah kau
Lelaki sepi mengayuh
malam berkawan cemas
Selimut angin mencakar peluh

Lelaki sepi,
Pengais rizki ditumpuk limbah
Rumah kardus istana indah

Untukmu..

Pemulung Ridho
Tuhan



Aby Santika II

BANDUNG,
19 AGUSTUS 2011

Tidak ada komentar:

Posting Komentar