Mengeja paras yang kumal
pinggir utara Cicalengka
Cengkrama bocah berseling senda
mengiba mata
Kaki-kaki kecil telanjang riang
mengukir jalanan
Tanpa hirau jerat takdir menjarak
dekat
Kau lahir dari rahim langit
dan besar di pangkuan bumi
Bocah penghias kota kita ,
atau Benalu pengerat dompet Si
kaya ?
Pinggir utara kota Cicalengka
Tubuhmu masih terbaring di
pesakitan yang sama
Aby Santika II
BANDUNG,
19 JULI 2011
Tidak ada komentar:
Posting Komentar