Jumat, 05 Agustus 2011

DUHAI PAGI YANG TAMBUN

Selamat datang duhai
pagi bertubuh tambun

Langkah mengayun di
alang-alang

Mengandung embun dari rahim tua

Tambunmu Bukan obesitas rakus
melahap malam

Juga bukan busung rindu yang
lapar manja matahari

Gigil wajah berkantung kemih
perih

Anak-anak gelisah terlahir tiba
kapannya
...
Duhai pagi yang membilang kaki

Akankah tebar aroma kaos kaki
membunuh wangi melati

Bersama hati diantara hari



Aby Santika II

BANDUNG,
01 AGUSTUS 2011

Tidak ada komentar:

Posting Komentar