Selasa, 09 Agustus 2011

SENANDUNG LIRIH TAK BERDAWAI



Kepada pengusung renta

Aku bicara perihal sebatang waktu
merangkum utuh sebuah rindu
misteri kejiwaan kasih nampak
utuh

Kejantanan sekedar diam
dirahimmu tangis saling
memandang,
Bernyanyi lirih dalam tirani

Aku terbengkalai,
terendam diujung pilu
Sedang,
Kau adalah seekor angsa
menatap lepas kepakkan irama

Aku ingin kembali pada janji
menikam dalam lorong-lorong
mencerna asmara
melayat rasa
membuang lacur jiwa

Kehidupan laksana layar kaca
menabur kilau resah berwarna
bersenandung lirih
derai sunyi

Bintang berbisik keteguhan hati
meraih kesembuhan
pada rindu

Menjantankan kelamin 
kelelakianku 
hingga sebatang waktu bersendawa
dalam senandung lirih
tak berdawai




Aby Santika II

BANDUNG,
09 AGUSTUS 2011

Tidak ada komentar:

Posting Komentar