Terbangkanlah kewarasanku
dipermukaan kegilaan
kuderngar tawa keras tanpa
tanda jiwa
Aku berlari
diantara orang-orang waras
bicara tentang kewarasan
Ku rayap ingin-ingin
selangkang warisan
kewarasan
Berkata jujur dibilang normal
onkang-ongkang kaki
dikepala
orang gila
Ini duniaku sendiri
telanjang tiada yang
melarang
Anugerahmu kesadaran
adakah yang salah ?
jawabanmu terlalu munafik
berdusta disangka gila
Sering tak kusadar
Aku yang gila
atau kamu yang gila ?
Seperti halnya kalian
Menutupi kesalahan dengan
kepandaian
Jadi siapa yang gila ?
Sebab Tuhan Menyayangi
Bukan karena kewarasan
atau kegilaan
Aby Santika II
BANDUNG,
31 JULI 2011
Tidak ada komentar:
Posting Komentar