Minggu, 19 Januari 2014

SIHIR KIDUNG KINASIH



Aku menyalami beribu-ribu hati
dari berjuta fatihah yang di baca; selalu saja berkumpar pada alif, alif dan...
kau mengunci segenap salam yang terjatuh
tembangkanlah!! rafalmu dalam nada-nada asmarandana

Duh, kidung kinasih yang kau alunkan
ibarat rumeksa ing wengi syair para wali
aku ingat Kalijaga, lelaki itu bersila di alir
seperti halnya kau menembang dengan sihir

Di antara suaranya, aku menghikmati doa-doa yang mustajab
dengan sekerat pesan lisanmu merafal kidung yang mengalun

Ah, kenapa bibirku masih juga tergagap
haruskah aku menyulut kemenyan sebagai sesaji atas nyeri?
"teruslah bernyanyi" katamu
sebagai penebus salam dari ribuan hati!

Dan, dengan bersalam kepadamu, perlahan...
ku fatihahi lengkung alismu yang mengerling

Ya, fatihahilah tembang ini sebagai pertanda
dan sihir seperti menyengat menancapkan kinasih sebagai peringatan




Aby Santika

Bandung
14 Januari 2014
23:50 WIB

Tidak ada komentar:

Posting Komentar