Senin, 15 Desember 2014

AWAL DAN AKHIR (MALIOBORO)


Aku masih di dalam peta yang sama Nur,
malam yang begitu ritmis, jalan-jalan
kesunyian semakin tumbuh di tempat yang
pernah kita naungi
peta disaat pertama kita bertukar sapa:
"apakah ini adalah pilihan yang entah"

Kita begitu ingat gerimis telah menumbuhkan
tugu-tugu yang menjadikan kiblat sepasang hati
yang dibahasakan dari ruang ke ruang

Nur,
hingga sampai Nooh dilahirkan, sebagaimana elang
yang mengepak di atas laut, sebagaimana buih yang
kembali terbang setelah tersungkur
suaranya adalah riuh dari ribuan igau yang sempat
kau kabarkan kepadaku

"Kelak, ketika pada waktu yang lain kita akan berlari
bersama menuju ujung malam yang bernama mimpi..."

Sebab bukan saat ini Nur,
ketika tubuhku disapih sepi dari ribuan penyesalan
kita bersua di sebuah akhir hingga jejakku menuju awal
dimana adalah akhir
aku sepi Nur...!
aku tenggelam...!



Aby Santika

Jogjakarta,
10 Desember 2014.