Puisi-puisi dalam antologi ini adalah proses kreatif yang terkumpul dari hati yang dituangkan dalam tulisan bergaya pengucapan orisinal.Saya mencoba menjelajahi konvesi puitika yang ada beserta ideologisnya: mulai dari romantisme,ekpresionisme,imajisme,surealisme,hingga realisme kritis. Akhirnya saya ucapkan selamat membaca,semoga anda mendapat inspirasi baru.Hanya kepada Allah saya pasrahkan segala akhir karya yang sederhana ini,semoga bermanfaat dan bisa menambah variasi dalam berkarya.
Senin, 15 Desember 2014
AWAL DAN AKHIR (MALIOBORO)
Aku masih di dalam peta yang sama Nur,
malam yang begitu ritmis, jalan-jalan
kesunyian semakin tumbuh di tempat yang
pernah kita naungi
peta disaat pertama kita bertukar sapa:
"apakah ini adalah pilihan yang entah"
Kita begitu ingat gerimis telah menumbuhkan
tugu-tugu yang menjadikan kiblat sepasang hati
yang dibahasakan dari ruang ke ruang
Nur,
hingga sampai Nooh dilahirkan, sebagaimana elang
yang mengepak di atas laut, sebagaimana buih yang
kembali terbang setelah tersungkur
suaranya adalah riuh dari ribuan igau yang sempat
kau kabarkan kepadaku
"Kelak, ketika pada waktu yang lain kita akan berlari
bersama menuju ujung malam yang bernama mimpi..."
Sebab bukan saat ini Nur,
ketika tubuhku disapih sepi dari ribuan penyesalan
kita bersua di sebuah akhir hingga jejakku menuju awal
dimana adalah akhir
aku sepi Nur...!
aku tenggelam...!
Aby Santika
Jogjakarta,
10 Desember 2014.
Langganan:
Postingan (Atom)