Minggu, 20 November 2011

SETEDUH ADINDA

Seteduh kelopak,
Gerimis itu adalah kembang secantik sutera
Bening laut menitis airmata

Jemari manis adalah tangkai berkaca berkurun diri
Wanita mendatangkan bulan juga merangka bumi

Pada suara pelepas dahaga
Puitis asmaradana mendamai sebuah nama
yang hadir dalam tiada

Adinda
Kita bicara tentang sebuah jasad
 menghilang dipuncak damai

Menanti teduh dihujung buana
Tiada pamitan pepohonan rindu tumbuh
 membunuh sepi

Gerimis itu cantik berlari mengejar rerama
Hingga terjaga sebelum meledak krakatau
 menghujan teduh kembang ilalang

Lalu akupun terlepas diruang sepi
Rambutmu sebahu jatuh ke ulu rindu

Adinda
Jika mencipta kehampaan sia-sia
Tolong ambil inginku untuk mengisi ada
Sebelum kembali menutup mata
fikirku berkhayal ribuan tahun lagi

Dimana musim menghilang dalam teduh pelukan
menuju rindu serupa haruman Syurga



Aby Santika II

Yogyakarta
20 November 2011

Tidak ada komentar:

Posting Komentar