Seteduh kelopak,
Gerimis itu adalah kembang secantik sutera
Bening laut menitis airmata
Jemari manis adalah tangkai berkaca berkurun diri
Wanita mendatangkan bulan juga merangka bumi
Pada suara pelepas dahaga
Puitis asmaradana mendamai sebuah nama
yang hadir dalam tiada
Adinda
Kita bicara tentang sebuah jasad
menghilang dipuncak damai
Menanti teduh dihujung buana
Tiada pamitan pepohonan rindu tumbuh
membunuh sepi
Gerimis itu cantik berlari mengejar rerama
Hingga terjaga sebelum meledak krakatau
menghujan teduh kembang ilalang
Lalu akupun terlepas diruang sepi
Rambutmu sebahu jatuh ke ulu rindu
Adinda
Jika mencipta kehampaan sia-sia
Tolong ambil inginku untuk mengisi ada
Sebelum kembali menutup mata
fikirku berkhayal ribuan tahun lagi
Dimana musim menghilang dalam teduh pelukan
menuju rindu serupa haruman Syurga
Aby Santika II
Yogyakarta
20 November 2011
Tidak ada komentar:
Posting Komentar