Ketika ufuk menutup, disini malam-malam yang keras
Bersenjata engkau manusia menunggang kerbau
Sebisa tangguh meronda bilik semuda dahulu
Gembala pesona bermuka janggal
...
Telah kupegang pagi,
diseperempat tersisa
Syiar berpondasi teladan sebagai penjejak
Terbunuhkah riwayat semasa malam
Gigil sedanau dalam meriak ?
Kepada dewi
Takdir merantau diam,
Ikat berbantal rindu tak sempat mimpi bermadu janji
Ibarat kisah musafir, menggembala kaki
Sesampai hati meminang esok yang mulai berkeringat
Bersenjata engkau manusia menunggang kerbau
Sebisa tangguh meronda bilik semuda dahulu
Gembala pesona bermuka janggal
...
Telah kupegang pagi,
diseperempat tersisa
Syiar berpondasi teladan sebagai penjejak
Terbunuhkah riwayat semasa malam
Gigil sedanau dalam meriak ?
Kepada dewi
Takdir merantau diam,
Ikat berbantal rindu tak sempat mimpi bermadu janji
Ibarat kisah musafir, menggembala kaki
Sesampai hati meminang esok yang mulai berkeringat
Aby Santika II
Bandung
08 November 2011
Tidak ada komentar:
Posting Komentar