Sabtu, 19 November 2011

KEPADA DEWI


Ketika ufuk menutup, disini malam-malam yang keras
Bersenjata engkau manusia menunggang kerbau

Sebisa tangguh meronda bilik semuda dahulu
Gembala pesona bermuka janggal
...
Telah kupegang pagi,
diseperempat tersisa
Syiar berpondasi teladan sebagai penjejak

Terbunuhkah riwayat semasa malam
Gigil sedanau dalam meriak ?

Kepada dewi

Takdir merantau diam,
Ikat berbantal rindu tak sempat mimpi bermadu janji

Ibarat kisah musafir, menggembala kaki
Sesampai hati meminang esok yang mulai berkeringat
 
 
Aby Santika II
 
Bandung
08 November 2011

Tidak ada komentar:

Posting Komentar