Sabtu, 19 November 2011

DIK, RINDU UNTUK BAHAGIAMU


Ini sebab pagi limbung melucut kerut
Rindu biru dalam mantera tak bersyarat haru

Dik,
serupa layang alamat airmata hinggap bergaris
Aku mengalun bait-bait seirama doa

Jika mendung memanah matahari
pasti dengkur setengah basah bunga sesaji

Dik,
hilang sekutu kawan kala beradu
Aku petunjuk harimu untuk bertemu bahagia
 
 
Aby Santika II
 
Bandung
07 November 2011

Tidak ada komentar:

Posting Komentar