Dik,
Jejakaku bertanggung di aspal-aspal utara lingkar lima
bersama mungil letih tangan mengapit tembakau sisa
menyaksikan senyum semu,penawar dahaga rindu
Dik,
Seribu laut jua airmata tertahan disela gedung bertingkat
yang juga lima
membelakangi sampah-sampah mengotori trotoar Bapak
Jendral Gatot Soebroto
Aku terjenguk rindu yang terkatup dinding pembelah suara
menggema sunyi bersampan oleng
Perawankah kau diranjang waktu ?
Dik,
Diam-diam tanganku melingkar pepohon rimbun
latah jua ukiran sungai membatang tandu
Diam berpikir mata air dikau meronce ujung minggu
Dik,
Ku benamkan mabuk senja sesaat hilang gila
Kembang aroma bulan bermadu tuba
tetap tuturku mengigau gelap dibatas payung
Lingkar lima cerita terpisah angin
Aby Santika II
Bandung
05 Oktober 2011
Tidak ada komentar:
Posting Komentar