Beramai-ramai bersajak basah
ketika bahasa terikat jeda perut buncit
Sedang kekasih menahan bencana
antara kata mengambang airmata
Seusai senja berumah beton
ku ceritakan riwayat sepenggal tuan-tuan
Lantas
puisi berwajah garis bengkok
meraut tubuh dekil bait merambut kusut
Telah selesai beronanikah abjad-abjad perindu semu ?
Ketika kukejar syurga meninggi dari mulutmu
sajakku setonggak telapak sketsa kaki telanjang
Aby Santika II
Bandung
23 Oktober 2011
Tidak ada komentar:
Posting Komentar