Sabtu, 19 November 2011

PEREMPUAN KUTANG BERAKAR

Untuk engkau perempuan
berkutang akar
setumpuk mabuk membelai
kemalu rindu

Sepi membukam malam
serambut bahu
Beranak utuh ditugu seribu
lantai berbaju

Seterang remangkah laron
memaruh waktu?
meski telanjang dada
memacu nafsu sehulu

Menancap madu perjaka
murung
Aku terdiam layu segelas
kopi mengguyur

Untuk engkau perempuan
diam membiru
anganmu meng_aku akan
bisu menandu waktu




Aby Santika II

Yogyakarta
30 Oktober 2011

Tidak ada komentar:

Posting Komentar