Kesumat tawa menggelitik malam
Duhai kekasih bertungku setegak koma
Pada setiap lingkup melintas bara kecilmu membuah diri
Tatkala janin langit merindu tumbuh
Bertebing kembar pula jalan separuh buta
Membuncit setengah tua
Biarkan aku pulas merangkul kasur-kasur berdaun bolong
Sampai purnama setengah berdialek kata
Menyeru koma-koma
atas nama aku majnun setubuh rindu
Aby Santika II
Bandung
02 November 2011
Tidak ada komentar:
Posting Komentar