Masih segaris tumbuh rindu yang tertahan
dalam biduk karam diselat mata antara ada
Sempat hilang kemarin yang mati suri
juga ucap latah mimpi dipembaringan usang
Ku tuliskan Qalam diatas kanvas-kanvas berjarak
pesan kata dari rangkaian Mozaik kenangan seruas telapak kaki
Duhai,
perempuan sayang selayang pandang
Nelayan pantai menggunduli lautmu yang berkisah asin airmata
Sebab,
Rindu berjembatan benua-benua kayu
sebagai jejak matahari yang kupanah panasnya sebara kasihku
Aby Santika II
Bandung
21 Oktober 2011
Tidak ada komentar:
Posting Komentar