Sabtu, 19 November 2011

SAJAK PAGI BUTA

Sampai pagi ini,aku membuta waktu
Berembun paras berganjil cacat

Sejak burit merangkak perlahan
Menandu waktu dengkur membagi

Dilengkung belah kumal rambutmu berkaca
Setangkai dada berlaut bunting membocah

Tidurlah dalam mimpi yang terjaga
Juga malam meronda rindu

Sampai selaut tumpahkah terkepung?
Buta merayap hasrat-hasrat

Ketika pagi menyuapi perut busungnya
Setitik lampion perlahan berjerawat redup

Sepagi limbung berkuda perawan
Pun akar berbaju lipat melurus kaku



Aby Santika II

Bandung
03 Oktober 2011

Tidak ada komentar:

Posting Komentar