Sabtu, 19 November 2011

DINDA

Dinda,
Tubuh itu melempar tuah tersampul
hati tuan sejengkal riwayat biru bersurat

Tuntaskanlah buncit-buncit mengiba
Sejengkal mata cinta bermata rimbun

Tertidurkah pulau-pulau lapuk membujuk
Sebaris usai berkarat sketsa pena

Mungkin,
Kesadaran ibarat bunyi air
Menuntun biduk yang tertahan goyah

Dinda,
Layang-layang mengukir rahim
langit tiri
Selepas kenang, hati kembali

Walau berkas titik mengkerut
cerita singgah Sang perjaka
Kelak, nirwana memangku
dibulatan buah dadamu



Aby Santika II

Bandung
03 November 2011

Tidak ada komentar:

Posting Komentar