Selasa, 06 Desember 2011

SENJA SEBELUM RINDU


Aku tak tahu ketika senja
berayun
menghitung kota berdiri seluruh
usia
berwasiat kepada seratus juta
burung-burung

Siapakah orang yang menunggu
rebah
dari langit ketika kecil semesta
beranjak menjadi putih

Ditenung larinya rindu engkau
kekasih
hanyut dihati sepenuhnya
bermukim dari bukit-bukit

Siapakah aku, memanggil duka
dibahu kurus
kembang didada sekira perak
bulan merambai

Hati tak berpelukan seperti
jendela
langkah undur menutup muka
mengembung napas tiada benci

Senja tiada kelakar kepada
pepohonan
ku kasihi engkau sebelum hilang
berganti
 
 
 
Aby Santika
 
Cirebon,
04 Desember 2011

Tidak ada komentar:

Posting Komentar