Selasa, 06 Desember 2011

DUKA PUAN MATAHARI


Melihat duka matahari pudar
disebelah bahumu muram
membentang setengah

Puan berkejar kegirangan
sebelum senja
sekali mendekap bumi asin
tersiram

Mengikuti deras yang beranjak gelap
Jasadnya terselubung sebaris bulan beranak

Lunas rindu memupuk dada berambut
Sehingga sepi sebelum mati
terlupa padanya

Puan memeluk sepenuh orang- orang tertidur
Aku ingin membuka sebagian
kepala didagumu

Wajah sunyi bilamana dia datang
Sebuah sandar berlubang rindu
dikedua pundaknya.
 
 
 
Aby Santika
 
Cirebon
02 Desember 2011

Tidak ada komentar:

Posting Komentar