Jumat, 23 Desember 2011

SEBELUM MAUT BERPAUT


Pernahkah kau hitung hidup ini ?
hanya melepas pulang perlahan
layangkan maut peminta daya lekas melindung

Dalam dunia tiada bersua

penuh sujud hati memangku seluruh
tulisan ikhlas luaskan tangis mengalir

Sampai terang hasrat berbatas
restu berdua ajal yang punya
lalu kau kemboja rangkai tersia-sia

O,Tuhanku
Kuingat padamu menjadi turut
lukisan suci ke urat kepala
tempat menampung tabah meminta

Sekali ini hidup sendiri
Ialah, hak langit mempertemu hayat
dengan mengadu sebutir harap kususul mendung dibibir

O, Tuhanku
Sebelum hidup
Sekedar tertawa
jika melihat tiada bersua
ijinkan menemui wajah didalam sujud

Begitu maut sahaja berpaut
kuharap engkau sembahyangkan badan
membilang rela putuskan diri

Sebelum airmata bergenang tiba
hanyalah harapan gundah memadam
memercik rindu diujung jalan.


Aby Santika

Bandung,
19 Desember 2011.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar