Selasa, 06 Desember 2011

DOA LANGIT


Bukankah langit sudah terbeli,
disebelah barat sukar ditawar
disimbur darah tiada terikat

Menangis angin gaduh berderu
masuk menyapu nasib bersuka
jari lembut menjemput makam

Bukanlah badan menggadai
keluh,
gubahan nadaku bersuara bunga
bila bercerai langit berhutang

Disanalah ratapan bebas berkata
aku,
sebab saudara tua bermohon doa
apabila suara sebat namanya

Di sebelah mata air gelisah rindu
diserang,
antara arah memercik nyala
membeli tangis seringgit terang.
 
 
 
Aby Santika
 
Cirebon
02 Desember 2011

Tidak ada komentar:

Posting Komentar