Selasa, 27 Desember 2011

KUKIRA SESAL MENYUSUL DIRI


Aku menghentam segala hati
dari kepakkan tangan merasai
karena perempuanku melaut diri

Dihadapanku jaga berdiri tembok

siapa mengenal cinta membuat birahi
tiada kuruntuhkan jantungku memukul kesal

Ibumu menampung sedu
menyambut seribu bunyi dada berbelah
sebelum aku setubuh dagingmu terbuka satu

Lalu orang ini berbaris lupakan nona
sebab tidak mengenal laut siapa yang datang
dia yang nampak sendiri tidak terbaring

Dan betapa betina lari mengutuk benci
wangi bercinta aku berpangku tidur
di akhir kota aku jadikan melepas kembali

Sungguh telanjang tubuh menuju rela
lantaran penyiksa yang memang dikandung nyata
membawa perempuan berjumpa sengsara

Semua dilihat sesal menyusul
sahaja niat membusuk bangkai
biarkan hidup berpaling aku sepuluh kali.




Aby Santika

Bandung,
27 Desember 2011.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar