Jumat, 23 Desember 2011

BERSAMA PULANG BERBENAH


Kerling gadis dibukit terberai
keturunanmu rahim seribu hati
kupinta dulu peluk berahi

Aku tutup segala ruangan lengkung berjaga

meningkah nanti sedari aku pergi
mengejar gadis musim berlonceng

Bersama-sama kita pulang berbenah
di kala senja pandangan berbelah
pegang erat kemalu hendak menumpah

Tetapi tidak tertidur,bunga
setengah telanjang bundar berbuah
nampak terbaring peluru berperang

Malam bagai kuda menungging muka
hanya gairah mendidih darah
jarimu jendela berpeluk meminta

Gadis senyum memutih duka
memandang basah bertanah kurus
di balik lincah mengungkung diri

Memandang waktu ibarat jalanan
selalu jauh sepi dikejar lari
tanggul dimata bedah sesal berulang.


Aby Santika

Bandung,
15 Desember 2011.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar