Bolehlah kita menyumpah tanah
bila pelor dibawanya berliku-liku
menambal nyawa pantang meradang
Dikerahkan mayat terangkut lagi
bila pelor dibawanya berliku-liku
menambal nyawa pantang meradang
Dikerahkan mayat terangkut lagi
untuk sembunyi yang enggan mati
ancaman bertemu sepanjang waktu
Memaksa bangkai malam-malam tertidur
tanah gembur membelit gugur
sepi dikampung pahlawan mengungsi
Terbunuhlah perdamaian yang ditanamnya
mewaris nenek moyang dipasar lelang
jangan menolak,bedil bertindak
Merdeka yang nampak wajahnya asing
Enam puluh enam memeluk senjata
kesadaran melupakan peradaban zaman
Diluar ubun-ubun impian terekam berganti
tentang janji tangan mulia memberi teori
ditengah peluru menderu diatas tanah malang
Menegak berkhianat jadah meminta
pertumpahan terakhir adalah kubur
yang akan datang anak cucunya malam tertidur pulas.
Aby Santika
Bandung,
27 Desember 2011.
ancaman bertemu sepanjang waktu
Memaksa bangkai malam-malam tertidur
tanah gembur membelit gugur
sepi dikampung pahlawan mengungsi
Terbunuhlah perdamaian yang ditanamnya
mewaris nenek moyang dipasar lelang
jangan menolak,bedil bertindak
Merdeka yang nampak wajahnya asing
Enam puluh enam memeluk senjata
kesadaran melupakan peradaban zaman
Diluar ubun-ubun impian terekam berganti
tentang janji tangan mulia memberi teori
ditengah peluru menderu diatas tanah malang
Menegak berkhianat jadah meminta
pertumpahan terakhir adalah kubur
yang akan datang anak cucunya malam tertidur pulas.
Aby Santika
Bandung,
27 Desember 2011.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar