Selasa, 27 Desember 2011

DI TANAH INI MAYAT TERTIDUR


Bolehlah kita menyumpah tanah
bila pelor dibawanya berliku-liku
menambal nyawa pantang meradang

Dikerahkan mayat terangkut lagi
untuk sembunyi yang enggan mati
ancaman bertemu sepanjang waktu

Memaksa bangkai malam-malam tertidur
tanah gembur membelit gugur
sepi dikampung pahlawan mengungsi

Terbunuhlah perdamaian yang ditanamnya
mewaris nenek moyang dipasar lelang
jangan menolak,bedil bertindak

Merdeka yang nampak wajahnya asing
Enam puluh enam memeluk senjata
kesadaran melupakan peradaban zaman

Diluar ubun-ubun impian terekam berganti
tentang janji tangan mulia memberi teori
ditengah peluru menderu diatas tanah malang


Menegak berkhianat jadah meminta
pertumpahan terakhir adalah kubur
yang akan datang anak cucunya malam tertidur pulas.



Aby Santika

Bandung,
27 Desember 2011.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar