Jumat, 02 September 2011

UNTUK GERIMIS, DIK !

Aku nampak sejengkal gerimis
sembunyi tubuh berteduh badai

Untukmu,dik !
Ada sepenggal doa yang sempat
ku titipkan
pada ceruk airmata yang berpuisi

Kemudian nafas tertanam di
kedalamannya
antara harap tertidur pulas

Sepagi bercerita,dik !
Tentang riuh berkawan kuyup
juga gerimis bernyanyi manis

Dalam puja-puji yang membahana
serta merta doa berwujud anak badai

Ku giring ekor riuh
untuk kau tangkap ikhlas yang
seruas jemari

Antara tengadah doa harapan pagi
untukmu gerimis yang bersembunyi



Aby Santika II

BANDUNG,
1 SEPTEMBER 2011

Tidak ada komentar:

Posting Komentar