Kuperawani pagi tusuk sebatang rokok
Mengendus telanjang abu merecah
Gigil sempat meniduri mimpi
dalam rindu sekuntum kembang
seroja
Duhai pagi berbadan dua
betapa lincah asap beterbangan
Hingga seroja berbuah rindu
Lalu bening menyiram mimpi
Merindangkah dalam ingatan ?
Gerhana bermukim disebulat mataku ?
Semata batang lenyap
bersetubuh
Sebab ingat tumpul terlewat abad
Perawan pagi terbaring lesu
membunting mimpi di ujung waktu
Aby Santika II
BANDUNG,
04 SEPTEMBER 2011
Tidak ada komentar:
Posting Komentar