Kamis, 15 September 2011

PERAWAN RINDU DIUJUNG ABU

Kuperawani pagi tusuk sebatang rokok
Mengendus telanjang abu merecah

Gigil sempat meniduri mimpi
dalam rindu sekuntum kembang
seroja

Duhai pagi berbadan dua
betapa lincah asap beterbangan

Hingga seroja berbuah rindu
Lalu bening menyiram mimpi

Merindangkah dalam ingatan ?
Gerhana bermukim disebulat mataku ?

Semata batang lenyap
bersetubuh
Sebab ingat tumpul terlewat abad

Perawan pagi terbaring lesu
membunting mimpi di ujung waktu



Aby Santika II

BANDUNG,
04 SEPTEMBER 2011

Tidak ada komentar:

Posting Komentar