Kamis, 15 September 2011

MENANGISLAH TUHAN, DIUJUNG TANGAN BESI

Menangislah Tuhan dalam airmata pasi
Ketika lapar bertangan besi dari
buyung pengais mimpi

Malam campakan sengat
Keringat tenggelam samudera sampah

Tangan besi harap teliti
sebab Tuhan tidak mati
Mencari beras menambal hari

Menangislah Tuhan jatuh deras kebumi
Perut buyung melangit mendung
hingga larut malam tersulam

Kejaran nyawa memancuh waktu
Busung menggunung dakian sampah

Tangan besi memilah sebutir nasi diatas tanah

Menangislah buyung dalam
wujud tangis Tuhan
sebab Tuhan tidak mati



Aby Santika II

YOGYAKARTA,
05 SEPTEMBER 2011

Tidak ada komentar:

Posting Komentar