Jumat, 02 September 2011

DILEMA SEBATANG TIANG

Malam telah meninggalkan engkau
duhai sebatang tiang lampu redup

Ketika matahari menggosok gigi
bersalin dari kamar
bergaun putih garis renda terang

Tiangmu sebatang kara diantara
lalu lalang pejalan kaki

Padahal
malam menumpu pada engkau

Malam telah berlalu jauh
duhai sahabat gelap
tiang penunjuk terang

Diantara bola-bola lampu
bergumul ngengat penyembah cahaya

Namun pagi melemah tubuhmu
yang tinggal sekarat dilahap bundar matahari

Malam telah meninggalkan
engkau tiang bertubuh kurus



Aby Santika II

BANDUNG,
27 AGUSTUS 2011

Tidak ada komentar:

Posting Komentar