Jumat, 02 September 2011

SENJA DIATAS KACA

Entah itu engkau yang berjalan
diantara tikung tajam, juga
gedung berkaki lima

Jendela kaca bercerita dari atas,
pesona belah rambut
yang tertangkap mata

Ini sebab tiada diri berpagut
meski gerimis mulai
menyelundup

Lalu juga
sepasang Merpati berlari-lari
mengabar janji engkau sekilas mati

Dan kemudian senja seperti diam
menahan laju, atau engkau yang
menghenti kaki

Entah muram menyinggung
langkahmu
Disebelah tikung berdiri bisu

Juga janji sepasang merpati
tak tepat hati



Aby Santika II

BANDUNG,
27 AGUSTUS 2011

Tidak ada komentar:

Posting Komentar