Jumat, 02 September 2011

MEMBISIK LUKA

Engkau membisik angin dimuka
berabad-abad meninjau luka
melanda

Jauh berkaki cepat selangkah
Aku memandang waktu tak berpawang

Hilanglah pesona yang berkawan
pada rajutan menali pangkal sejak inginku

Tak lama nyanyian angin
mengalun limbung
terbunuh penghulu di sumpah janji semati

Berkali menemu ikatmu
membelakang
menyungging sinis bertajuk manis

Engkau penawar kemegahan
bertatap sebelah dunia sebentuk juling

Bisikmu keramat bersesaji
kemilau tahta bumi syurgawi



Aby Santika II

BANDUNG,
25 AGUSTUS 2011

Tidak ada komentar:

Posting Komentar