Jumat, 02 September 2011

UJUNG TAKBIR

Sepi takbir , meraja semalam
kepada hari nakal membuang maaf

tiada
tiada

Usailah airmata ?
Sebelas tetap mendosa bangga

Suara-suara itu terkepung lelah
Meraja semalam , bertahta semata

tiada
tiada

Untuk takbir simpanlah suaranya
atau parau pesta penyembah Syetan

Sepi memunguti ikhlas tersisa di
hidang Opor habis
dan habis Ikhlas pula
mengunyah rata

Sebelas
Sepuluh
dan mundur

Kepada hari menanti yang tak
sama tiba takbir suara itu
Menanti di ujung Sujudmu



Aby Santika II

BANDUNG,
31 AGUSTUS 2011

Tidak ada komentar:

Posting Komentar