Sepi takbir , meraja semalam
kepada hari nakal membuang maaf
tiada
tiada
Usailah airmata ?
Sebelas tetap mendosa bangga
Suara-suara itu terkepung lelah
Meraja semalam , bertahta semata
tiada
tiada
Untuk takbir simpanlah suaranya
atau parau pesta penyembah Syetan
Sepi memunguti ikhlas tersisa di
hidang Opor habis
dan habis Ikhlas pula
mengunyah rata
Sebelas
Sepuluh
dan mundur
Kepada hari menanti yang tak
sama tiba takbir suara itu
Menanti di ujung Sujudmu
Aby Santika II
BANDUNG,
31 AGUSTUS 2011
Tidak ada komentar:
Posting Komentar