Jumat, 02 September 2011

MALAM GERIMIS

Dan malam kuhabiskan sebagian
merajut gerimis
Lalu kau adalah bening yang
terlukis tipis dibaris lengkung antaranya

Duhai sabit bergaun lilit duri melati
cahayamu tersisa semenjak
purnama kemarin

Meski gulat gerimis masih ku
pintal , namun remangmu adalah
wajah sempurna ditikam hujan

Telah ku ikat pula liar bocah langit
dengan ampas kopi dan pecahan asap menawan

Masih untukmu



Aby Santika II

BANDUNG,
29 AGUSTUS 2011

Tidak ada komentar:

Posting Komentar