Kamis, 15 September 2011

UNTUK ENGKAU

Telah ku tinggalkan engkau langit yang murung
Serta kejaran awan ria menunjuk lipatan khatulistiwa

Untuk engkau , aku tiada
Mati diujung tiba segaris mata kaki

Lihatlah berontak angin tak bercelana
Dikolong langit yang mulai berkerut tua

Sewaktu kupeluk matahari
Senyum liarmu menjelma kawan
dipulau berambut ikal

Diantar lengkung kembu pipi langit
Bumi berputar terbalik arah

Juga redup matahari sebaris
lampion tanpa warna
Untuk engkau , Aku tiada tiba sejengkal dada



Aby Santika II

BANDUNG,
08 SEPTEMBER 2011

Tidak ada komentar:

Posting Komentar