Kamis, 15 September 2011

SABDA PAGI

Inikah tempat sabda sewaktu kita
Pagi alang-alang dibalik risau gunung menjulang

Dalam hulu bertalu ditandang matahari
Padahal rindu masih belum tertidur dibantal mimpi

Wahai wanita pagi berjubah putih
Gigil embun meretas bulat dimatamu

Ketika malam gerhana meretak dada
Bayangmu menggelayut rimbun
membunting pagi

Diamlah tatkala rapuh pagi bertulang tua
Dan patahan airmata bersabda rindu yang cedera

Aku mengenalmu, sebanyak jumlah kerutan di dahimu
Dilengkung cinta kau tatap rabun hadirku



Aby Santika II

BANDUNG,
11 SEPTEMBER 2011

Tidak ada komentar:

Posting Komentar