Ladang-ladangku kesederhanaan
Ruang-ruangku kesederhanaan
Lapang-lapangku kesederhanaan
Di tanam benih-benih kesederhanaan
Di siram air-air kesederhanaan
Di semai cinta kasih kesederhanaan
Berilah jiwa terhadap kesederhanaan
Masukkan hidup terhadap kesederhanaan
Jadikan ruh wujud kesederhanaan
Agar bisa merasakan lapar kesederhanaan
Agar dapat merasakan haus kesederhanaan
Kesederhanaan yang berbicara kepada kesederhanaan
Kesederhanaan yang mendengar kesederhanaan
Kesederhanaan yang bergerak mencari kesederhanaan
Kesederhanaan yang memadu kasih yang menjadi kesederhanaan
Tangan-tanganku adalah kesederhanaan menengadah
Kaki-kakiku adalah kesederhanaan melangkah
Mulut-muluku adalah kesederhanaan menyumpah
Dalam hidupku adalah kesederhanaan meningkah
Carilah hidup di antara kesederhanaan
Agar tangan mengepal bulat kesederhanaan
Di antara udara yang terhirup kesederhanaan
Juga di bawah tanah yang kau pijak dengan kesederhanaan
Cinta kasih menyimpan kesederhanaan
Rindu dendam sembunyi kesederhanaan
Yang memberi semangat untuk hidup yang kuat
Yang memilah hati bening dan lembut
Simpanlah, simpan bunga-bunga yang mekar di taman hijaumu
Taman yang luas tertanam bunga kesederhanaan
Tempat kita menjadi tua, tempat kita berumur
menuju kesederhanaan yang abadi
Aby Santika
Bandung,
15 Februari 2012.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar