Kamis, 29 Maret 2012

KOPI PAHIT

: Ngopi bareng Abah Yoyok


Di malam-malam yang pahit
Jari-jari rusuh mengintip di antara gelas
Suguhan bibir menguntit kepulan asap kopi pahit

Bibir diseling lingkaran berciuman

Seiring kencan malam pertama yang riang

Kopi pahit, berpuluh teman bukan soal kesepian

Mereguk cinta sodara tua
Memerahkah lidah menjadi goyah dan bongkok
Duhai, abah yang nampak pada kaca?

Kopi pahit menjahit gundah
Perbincangan larut menjemput akrab di teko tembikar

Tidak ada wanita cantik di sini berdada lebar terbuka
Dengan tenang kita akan terus menenggak kopi
Semua terasa tentram penuh ampas-ampas pahit.


 


Aby Santika 

Bandung, 
13 Maret 2012

Tidak ada komentar:

Posting Komentar