aku melihat Adam mencari kuntum rekah agar ia sampai padamu
Adinda: aku masih belasungkawa dari asali di keesaan mimpi
saat Firda'us diasingkan angin, kecuali ketelanjangan
- dari perjumpaan di balik bukit gerimis yang lebih magis
Saat air mata pertama kali mengukir suara hujan
adalah dzikir panjang
meski sangsai berebut kekosongan
: Adam-Hawa, juga Qais dan Laila
mendalihkan perbedaan sahwat di gunduk hikayat
dan tuhan begitu sederhana mengepul di untai tasbih
Meski tatapanmu masih wahyu tak dikenal atas doa yang nisbi
dan tak pernah bersua di perjamuan kudus yang tertirah
namun, apa kau tahu apa artinya berkehendak?
- kun faayakun! maka jadilah!
kecuali kesaksianmu kabur ke pembaringan
Tubuhku masih beterbangan di kedua matamu serupa buroq
menghardik oleh hembus dari kelebat yang disucikan
lalu aku bersyahadat menentramkan lumut yang bergelambir di matamu
-- seperti tongkat Musa yang memancarkan zam-zam
Adinda: aku masih mencari tuhan di kedua bola matamu.
: Adam-Hawa, juga Qais dan Laila
mendalihkan perbedaan sahwat di gunduk hikayat
dan tuhan begitu sederhana mengepul di untai tasbih
Meski tatapanmu masih wahyu tak dikenal atas doa yang nisbi
dan tak pernah bersua di perjamuan kudus yang tertirah
namun, apa kau tahu apa artinya berkehendak?
- kun faayakun! maka jadilah!
kecuali kesaksianmu kabur ke pembaringan
Tubuhku masih beterbangan di kedua matamu serupa buroq
menghardik oleh hembus dari kelebat yang disucikan
lalu aku bersyahadat menentramkan lumut yang bergelambir di matamu
-- seperti tongkat Musa yang memancarkan zam-zam
Adinda: aku masih mencari tuhan di kedua bola matamu.
Aby Santika
Bandung,
26 November 2012.
26 November 2012.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar