Nda, jika waktuku adalah api,
mereka tiada akan tahu kepedihan kayu yang meranggas
dan selalu adil terhadap nasib malam yang gigil
Engkau lahir dari waktu yang melayang-layang
lalu kugapai tanpa sia-sia penuh ketulusan
dan ada yang berkata:
" Tuhan tidaklah akan menangis, sebab kehidupan penuh cinta "
Di atas bumi berarti sebuah petunjuk,
dan aku akan berbaring di bawah senyummu
sambil mengucapkan doaku di dalam impian
Nda, tanganku yang rapuh melambai-lambai dimatamu
bagai dahan pohonan tampak basah waktu hujan
karena airmata turun dalam sajak-sajakku yang mendung
Bukankah matahari sudah asyik memandangi petir?
lalu tersedialah kehidupan yang hijau dikelilingi pohon bertirai tangan-tangan kita
Dan, jika ketulusan adalah waktuku, nda!
aku akan berlutut menanti kenari-kenari menaiki matahari
kerna di sana ada sorga yang menggeliat indah
berhamburan di tiap napas yang kau hembuskan
Di dalam cinta muncullah kasih-kasih Tuhan
Di antara Tuhan terselip wahyu untuk kita
dan itu adalah:
"kau harus segera tidur, dan esok akan bermunculan ketulusan diwajahmu, ketulusan yang berasal dari waktuku"
Aby Santika
Bandung,
19 April 2012.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar