Sejakkan dulu permai cinta berlagu merdu
rangkaian nada-nada tiada terkurang menurut rindu
didalam kalbu bersendi madahan irama sampaikan waktu
daku lemah sebab terikat gubahan merayu
Setelah bayangan berkilau senja
bisikkan diantara pilihan daku
dimana segala damai gerang bersuka ?
seperti nuri meminta selintas suara bahagia
Dicari segala cintamu senantiasa
berduyun-duyun sinar keluar dari mata
engkau peminta kemerlap gulita
rupanya jauh tempat badan melahirkan kita
Pada jendela kembang seroja berpaut
kutangisi dalam mematah harum
biarkan aneka rindu melampau tersia-sia
sampai kasih dan sayang tersenyum diair mengalir rela
Berdiri daku bila bulan tertidur diranjang cintaku
riuh lagu mencium tempat teduh yang tumbuh
disini rindu meresap tipis ingatan
sedang lukisan wangi bunga merona simpul pikiran
Membawa serentak syarat segala tanda
bersisir tiap laku semua akan bertemu
Digenap pembawa wajahmu terpelihara
meneladan nyata lantaran malu berjumpa
Kutahan harap mendalam kemudian hari
boleh kecewa sumbang senandung bergenang
karena pelukkan kupinta benih disemai
andai menunggu suaramu lenyap nyanyian rinduku.
( Puisi berjudul :
" DIANTARA NYANYIAN RINDU "
Rindu selalu menjadi sahabat karib disetiap hari, ketika kuciptakan nada-nada tentang tempat kita yang dilahirkan jauh bertempat,
Lalu suara rinduku bersenandung diantara pagi,siang,senja dan juga malammu ).
Aby Santika II
BANDUNG,
16 Januari 2012.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar