Puisi-puisi dalam antologi ini adalah proses kreatif yang terkumpul dari hati yang dituangkan dalam tulisan bergaya pengucapan orisinal.Saya mencoba menjelajahi konvesi puitika yang ada beserta ideologisnya: mulai dari romantisme,ekpresionisme,imajisme,surealisme,hingga realisme kritis. Akhirnya saya ucapkan selamat membaca,semoga anda mendapat inspirasi baru.Hanya kepada Allah saya pasrahkan segala akhir karya yang sederhana ini,semoga bermanfaat dan bisa menambah variasi dalam berkarya.
Minggu, 19 Januari 2014
KEPADA ANU
Hidup ini sederhana
disekelilingku orang-orang menjadi dewasa
lain waktu seketika tampak polos kekanak-kanakan
ku hampiri mereka
kenapa aku tidak bisa sepertimu?
segala yang diamati berubah menjadi satu kemungkinan
Sedari malam aku menghela nafas panjang
iman kita satu, keyakinan kita satu
kenapa ada seribu Tuhan yang menyamar?
dan shubuh mengantuk dari tanya dan pikiran
Ah, kukira salah mulanya bayi dilahirkan dengan posisi terbalik
dari air kelamin, yang kelak akan menciptakan lagi dunia baru
sebab siapa tahu dengan engkau tuli dan aku bisu
hiruk pikuk kesunyian menjadi sejarah yang samar-samar
"Ah selamat pagi!
Duhai engkau yang anu
" Selamat datang!
O diri yang juga anu
Maka terimalah matahari dengan salam
agar orang-orang bergerak dengan kekhusyukan!
Aby Santika
Bandung,
18 Desember 2013
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar