Minggu, 19 Januari 2014

KEPADA ANU



Hidup ini sederhana
disekelilingku orang-orang menjadi dewasa
lain waktu seketika tampak polos kekanak-kanakan
ku hampiri mereka
kenapa aku tidak bisa sepertimu?
segala yang diamati berubah menjadi satu kemungkinan

Sedari malam aku menghela nafas panjang
iman kita satu, keyakinan kita satu
kenapa ada seribu Tuhan yang menyamar?
dan shubuh mengantuk dari tanya dan pikiran

Ah, kukira salah mulanya bayi dilahirkan dengan posisi terbalik
dari air kelamin, yang kelak akan menciptakan lagi dunia baru
sebab siapa tahu dengan engkau tuli dan aku bisu
hiruk pikuk kesunyian menjadi sejarah yang samar-samar

"Ah selamat pagi!
Duhai engkau yang anu

" Selamat datang!
O diri yang juga anu

Maka terimalah matahari dengan salam
agar orang-orang bergerak dengan kekhusyukan!



Aby Santika

Bandung,
18 Desember 2013

Tidak ada komentar:

Posting Komentar