Puisi-puisi dalam antologi ini adalah proses kreatif yang terkumpul dari hati yang dituangkan dalam tulisan bergaya pengucapan orisinal.Saya mencoba menjelajahi konvesi puitika yang ada beserta ideologisnya: mulai dari romantisme,ekpresionisme,imajisme,surealisme,hingga realisme kritis. Akhirnya saya ucapkan selamat membaca,semoga anda mendapat inspirasi baru.Hanya kepada Allah saya pasrahkan segala akhir karya yang sederhana ini,semoga bermanfaat dan bisa menambah variasi dalam berkarya.
Jumat, 01 Februari 2013
TITIMANGSA; YA MARHABAN
: menjelang hari kelahiran kekasih
Kemudian kepastian seperti amnesia dierami perhitungan
cermin diri, sebagai kelahiran yang paling sempurna diikatkan tubuh umpama Maryam menitahkan Al-masih membuhulkan persetubuhan alam
Separuh tahun meleburkan dunia, dari awal ke awal
nyanyian sunyi tak terpahami, pun tak ada keajaiban karena doa mengakrabi usia tak kenal angka, dan segala yang telah terpenggal tak bisa diretas kecuali takdir kepada sang kala ribuan lilin peringatan berpinak dari rahimnya
Titimangsa kelahiran tercipta dari kelesik kelembutan kasih
benih begitu sumir menyimpan putik janin suci di awal zaman
kembang api dan nyanyian-nyanyian kudus menempelkan pahala dan awal dosa di lembar dakwaan : kau berguling dengan beribu-ribu malaikat meniupkan riuh doa menuju hadirmu
Sementara kugelombangkan hijrah di lain waktu
berpelesir tanpa kata-kata api: seperti pembakaran Sinta atau Ibrahim barangkali, hanya peringatan paling keparat terlontar
sebab pula bukan pinangku ditasbihkan dengan air mata kesedihan
hanya melangkah, saat ingatan meliarkan pertaruhan
- untuk doa dan pujimu di titimangsa: ya marhaban!
Aby Santika
Bandung,
31 Desember 2012
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar